Mau Ruang Kerja Kantor Yang Sehat? Begini Caranya!

Tahukah Anda bahwa seorang pekerja kantoran menghabiskan 80 persen waktunya dalam seminggu di tempat tersebut? Dan kebanyakan waktu di kantor mereka habiskan di ruang kerja, sehingga wajar jika sebuah ruang kerja sehat wajib direalisasikan. Hal tersebut dilakukan karena akan sangat mempengaruhi kinerja dan tentu kesehatan mereka, agar tidak membawa penyakit dan hal negatif saat pulang ke rumah.

Lakukan Ini Agar Ruang Kerja Anda Baik Untuk Kesehatan

Ruang Kerja Untuk Kesehatan

Beberapa hal bisa dilakukan untuk memaksimalkan ruang kerja yang baik untuk kesehatan Anda dan rekan kerja. Memakai sistem biophilic misalnya, lalu memilih pola ruangan open plan, menyediakan kursi, meja kantor, dan perlengkapan yang nyaman, menjaga kebersihan dan mengotimalkan cahaya di dalam ruangan. Berikut ini penjelasan secara rincinya.

1. Biophilic

Anda bisa mengusulkan pada pihak manajemen kantor untuk mengubah konsep ruangan menjadi biophilic. Konsep yang menggabungkan alam ke dalam ruangan, dengan menempatkan sejumlah tanaman hijau kaya oksigen di meja pada kantor, lalu memastikan sirkulasi udara melalui jendela selalu lancar dan tak melulu menggunakan pendingin ruangan.

2. Open Plan Office

Merupakan konsep ruang kerja terbuka tanpa sekat permanen, sehingga memudahkan koordinasi antara sesama pekerja. Konsep ini banyak dipakai oleh perusahaan ternama, karena dianggap mampu memaksimalkan nuansa sehat fisik dan sehat mental bagi para pekerja. Sehat fisiknya adalah udara lancar karena banyak bagian ruangan terbuka, sehat mental yaitu hubungan baik terjaga dengan semua rekan kerja

3. Furniture Nyaman

Penggunaan furniture yang nyaman adalah harga mati bagi karyawan, apalagi bagi yang seharian berkutat dengan komputer atau berkas laporan. Sediakanlah kursi kerja yang menunjang kesehatan tubuh dengan penyangga pada bagian kepala, tangan dan kaki agar tidak mudah lelah. Meja pada kantor juga dipilih yang multifungsi agar pekerja bisa memanfaatkannya dengan tepat untuk berbagai aktivitas.

Bagi yang berhubungan dengan komputer, pastikan anti radiasi terpasang pada masing-masing komputer dan diberlakukan jam tanpa komputer untuk beberapa waktu dalam sehari, agar kesehatan mata tetap terjaga. Langkah ini sudah berhasil diterapkan banyak perusahaan yang akhirnya berimbas pada meningkatnya produktivitas karyawan.

4. Kebersihan Paling Utama

Pastikan semua pihak untuk menjaga kebersihan dengan menempatkan tong sampah di dalam ruangan, memastikan sepatu diletakkan di tempatnya saat bekerja. Memastikan meja bersih saat selesai bekerja, dan menerapkan sistem piket untuk menjaga kebersihan ruangan tersebut, sehingga semua karyawan memiliki rasa tanggung jawab atas kebersihan ruangannya.

5. Cahaya Optimal

Optimal maksudnya sesuai dengan kebutuhan, terutama bagi ruangan dengan aktivitas komputer di meja, agar mata para karyawan tidak mengalami kerusakan akibat kurangnya cahaya. Selain itu cahaya matahari asli juga harus masuk setiap hari ke dalam ruang kerja, agar kesehatan juga bisa tetap terjaga, terutama cahaya matahari pagi yang baik untuk kesehatan.

Caranya dengan menempatkan lampu dengan ukuran tepat di atap masing-masing meja karyawan sesuai dengan kebutuhan mereka. Serta pastikan ada jendela yang bisa dibuka dan ditutup setiap hari terutama di bagian timur ruangan agar cahaya matahari pagi bisa masuk.

6. Buat Pojok Istirahat

Tak ada manusia yang bisa kerja terus selama 24 jam, mereka butuh istirahat. Jika memang istirahat harus di dalam ruang kantor, maka sediakan bagian khusus untuk istirahat karyawan, beri sofa dan meja yang nyaman tidak seperti kursi dan meja kantor yang formal, beberapa bantal santai dan perlengkapan istirahat untuk digunakan bersama.

Tips di atas dapat mewujudkan keinginan Anda untuk memiliki ruang kerja yang baik untuk kesehatan. Masing-masing tips sudah terbukti mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan para karyawan di sebuah kantor, baik itu tips tentang konsep ruangan hingga pojok istirahat. Ingat! Siapa lagi yang akan menjaga kesehatan kita kalau bukan diri sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *