4 Tips Penggunaan Pintu Berbahan Kaca yang Tidak Boleh Dilewatkan

Modern ini lebih banyak desain rumah yang memanfaatkan material kaca. Alasan utamanya adalah kaca membuat ruangan tampak lebih mewah. Kaca digunakan sebagai dinding bagian luar, sekat dalam ruangan hingga pintu. Pada rumah minimalis, pintu kaca geser lebih sering digunakan karena akan membuat ruang terasa lebih luas.

Ada banyak sekali jenis kaca yang digunakan baik untuk segi dekorasi atau ketahanannya. Pintu dari kaca tempered paling sering digunakan pada kamar mandi dan pintu menuju halaman belakang. Kaca tempered lebih kuat karena tahan terhadap goresan, perubahan cuaca panas dan lembab serta warnanya transparan. Bisa dikatakan bahwa pintu kaca tempered hasilnya lebih baik daripada material kayu, bambu atau material pintu kebanyakan.

Cara Aman Menggunakan Pintu dari Material Kaca

Tips Penggunaan Pintu Berbahan Kaca

Anda mungkin telah menggunakan kaca tempered sebagai pintu, tetapi sudahkah memerhatikan bagaimana cara penggunaannya. Salah menggunakan pintu justru akan membuat cedera penggunanya. Ingat bahwa kaca bisa menjadi benda yang sangat tajam dan melukai. Oleh karena itu Anda harus tahu bagaimana cara menggunakan pintu kaca di rumah dengan aman. Ikuti beberapa tips mudah berikut ini untuk menggunakan pintu dari kaca dengan aman.

  • Menggunakan bingkai aluminium

Tips Penggunaan Pintu Berbahan Kaca

Material kaca apapun yang Anda pilih akan lebih aman jika memberikan bingkai dari aluminium. Apalagi jika Anda menggunakan jenis kaca yang tipis. Mengurangi resiko terluka oleh pinggiran kaca yang tajam maka sebaiknya tambahkan bingkai dari bahan aluminium. Bingkai aluminium akan membuat pintu dari kaca juga menjadi lebih aman dan tidak mudah pecah. Apalagi jika Anda tidak menggunakan jenis kaca tempered. Selain aluminium, ada juga bingkai dari bahan UPVC atau kayu. Adanya bingkai juga akan memudahkan pemasangan serta meningkatkan tampilan pintu.

  • Memilih ketebalan pintu

Tips Penggunaan Pintu Berbahan Kaca

Pintu akan lebih aman dan awet jika Anda memilih ketebalan yang tepat. Karena pintu akan digunakan sehari-hari maka akan lebih baik jika ukurannya lebih tebal. Anda tidak bisa menggunakan pintu yang terlalu tipis. Ukuran minimal biasanya diatas 10 inci. Apabila Anda tidak ingin menggunakan bingkai kaca seperti saran diatas, bisa saja. Kaca harus dibentuk tumpul pada bagian pinggirnya. Langkah ini akan membuat pintu aman digunakan bahkan ketika Anda tidak membukanya.

  • Berikan karet pada bagian bahwa pintu

Tambahkan karet pada bagian bahwa pintu, fungsinya agar kotoran atau benda apapun yang biasa merusak pintu tidak akan langsung mengenai kaca. Maka keamanan kaca akan semakin meningkat yakni tidak mudah tergores atau pecah. Khususnya jenis pintu yang didorong, sehingga ketika dibuka lebar tidak akan terus menerus terbentuk dinding. Selain bagian bawah tambahkan pada ujung atas pintu. Namun jika Anda menggunakan pintu kaca yang digeser sebaiknya perhatikan bagian rel. Tidak perlu memberikan karet, tetapi rutin bersihkan dan minyaki rel agar pintu tetap bisa berfungsi dengan baik.

  • Menambahkan pengunci pintu

Tips Penggunaan Pintu Berbahan Kaca

Jika Anda menggunakan bingkai, maka lebih mudah menggunakan pengunci yang bisa dibeli bersamaan dengan handle pintu. Namun bagaimana jika Anda tidak menggunakan pintu kaca yang berbingkai? Dimanakah meletakkan bagian kuncinya. Anda tetap bisa memberikannya yaitu di bagian atas atau bawah pintu. Pengunci ini sangat penting karena akan menjaga ruangan tetap aman. Berikan pengunci diatas dan dibawah sehingga sistem keamanannya bisa lebih terjaga.

Apakah Anda sudah menerapkan keempat tips diatas? Jika belum mulailah penerapannya dari sekarang. Sehingga ruangan menjadi aman dan pintu lebih awet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *